gadis muda sekarang habis nyabu sange

Search Results

13:15
TUTORIAL SUN META SEKARANG BY TUAN MUDA

TUTORIAL SUN META SEKARANG BY TUAN MUDA

Masaenuts
21 Oct 2021 · 927 views
2:08
7 gadis muda

Eva ingin memperkenalkan 7 gadis muda yang secantik bunga mawar. Beberapa dari kalian mungkin telah tahu mereka sebelumnya, nama grup mereka adalah 𝐁𝐞𝐥𝐥𝐞́ 𝐑𝐨𝐬𝐞̀。 Anggota: Carmilla Shii (Ketua) Shiro Jay Krentz Joanne Lovelies Hell Serein Fall Dienna Akirayuki Tini Dorr Sekarang, mari kita nikmati video ini bersama-sama! Video dari 𝐁𝐞𝐥𝐥𝐞́ 𝐑𝐨𝐬𝐞̀ #DragonRajaSEA #DragonRaja #Archosaurgames #MMORPG Unduh di Google Play & App Store sekarang: https://app.adjust.com/9mtae56 Situs Resmi: https://bit.ly/37DwsRq Grup Facebook Resmi: https://bit.ly/2zBQNtw Twitter: https://bit.ly/2YG9bKp Instagram: https://bit.ly/3hCgwmY Youtube: https://bit.ly/3fAZYtt

Dragon Raja SEA
19 Sep 2021 · 1.1K views
0:34
Analisis Kejiwaan 3 Perempuan Banjar Yang Videonya Viral. Dangari Buhan BJB BJM MTP Kamis, 16 Agustus 2018 Tanda petik : https://goo.gl/TLb2ro TandaPetik.Com – Petik’ers, tau mimi peri, kan? Ya seperti itu mukanya. Tapi ini versi perempuan tulen dan pandai berbahasa Banjar. Saya gak tau, ya, entah apa yang ada di dalam pikiran mereka terutama yang mulutnya paling doer (saya mau bilang monyong kok agak pedih, gitu) sampai-sampai harus merekam, membuat, bahkan memosting video yang demikian kontroversial, bahkan viral di kalangan netizen Banjar. Entah apakah video ini sudah sampai ke Nasional? kayaknya, sih, iya! Instagram! Rekaman yang menunjukkan 4 orang dalam framing portrait tersebut memberikan pernyataan bahkan menyebutkan secara gamblang pemetaan kondisi geografis suatu daerah (gaya bahasanya khas anak kuliahan yang gagal nulis skripshit!, yes) yaitu BJM, BJB, dan MTP yang artinya Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura. Bahkan dia bilang, “Semuanya”, itu artinya tidak terkecuali anda-anda yang membaca tulisan ini sekarang. Tapi mari kita kesampingkan dulu soal ketersinggungan, kita akan bahas di akhir paragraf. Iseng sekadar ingin mengetahui apa komentar netizen membuat saya tertawa. Ada yang membalas, ada yang santai. Ada yang bilang juga Hulu Sungai Aman, Binuang, Tanjung, Pelaihari, aman bro! Berdasarkan jurnal psikologi ala-ala tandapetik.com, ada lima hal yang mungkin saja menjadi penyebeb sekumpulan gadis itu, (gak tau juga sih, gadis atau janda) dianggap menghina, merendahkan, menghujat, bahkan kasar meskipun kalimat itu bukan kalimat sumpah serapah. Pertama, Ketidaktahuan Bisa jadi, sekumpulan wanita ini tidak tahu sebenarnya banyak sekali kalangan laki-laki yang berduit bermukim di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura. Bahkan sekelas pengusaha Batubara gak melulu menghabiskan uangnya di kampung halaman. Sebagian dari mereka beli dan punya rumah di Banjarbaru, misalnya. bahkan bikin developer perumahan, dan menghabiskan uang-uang mereka di mall sekitaran sini. Kedua, Dalam pengaruh obat terlarang, alkohol, di luar kesadaran. Alias sinting. Ya siapa tahu sebelum video itu dibuat, mereka baru pulang dari karoke dan kebanyakan minum alkohol, mampir di warung bakso lalu bikin video. Atau, habis pulang dari THM tadi malam. Siang-siang, efeknya masih terasa gitu lalu iseng bikin video, dan diposting di media sosial. Ketiga, Terbawa Emosi Siapa yang tahu di malam sebelumnya mereka habis janjian sebutlah lelaki hidung belang. Atau gini deh, paling ringan, janjian makan di restoran dengan kenalan di fesbuk. Janji traktir lalu ditinggal. Mereka kejebak dan mesti rogoh kocek nggak sedikit. Kebetulan, rekan janjian mereka sekumpulan anak muda dari Banjarbaru, Martapura, atau Banjarmasin. Emosilah mereka dan mengungkapkan melalui media sosial berformat video. Keempat, Meniru Memang sebelumnya sudah banyak video yang konotasinya hampir mirip. Dalam konteks menghina suatu usaha, marga, suku, bahasa mungkin, atau kekerean seseorang di hadapan publik dalam hal ini media sosial. Mereka merasa, dengan ungkapan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi lingkungannya agar terselamatkan dari penipuan, kali aja. Karena, tren lingkungan pergaulan Dan ini menjadi kemungkinan paling kuat. Tersebab, membuat video dan memosting suatu kesalahan atau ketidakterimaan menjadi tren yang mudah diviralkan oleh netizen. Termasuk salah satunya penghinaan yang memancing ketersinggungan yang kadang, sepaling parah, bisa berujung ke ranah hukum dengan undang-undang ITE atas dasar pencemaran nama baik, dan selesai dengan permohonan maaf. Biasanya, sih, begitu. Lantas, output apa yang diinginkan para perempuan ini? Kebutuhan seksual, finansial, dan biologis. Dari beberapa hasil penelitian pernah menyimpulkan, motif dari ketelanjangan media sosial menjadi alat untuk mendapatkan uang. Meski pun fakta di lapangan tetap membutuhkan observasi dan interview yang tentative kepada subjek. Kebiasaan kejiwaan yang melatarbelakangi seseorang seseorang/sekumpulan wanita menghina suatu kondisi keuangan beberapa/sebagian pria adalah, kebutuhan ekonomi, motif kemewahan, dan motif kepuasan (sensasi seksual). Namun jika menengok sudut pandang sosiogenetis yakni, faktor kurangnya pendidikan, agama, serta skill khusus untuk menghasilkan uang sebagai kebutuhan gaya hidup mewah. Ketelanjangan media sosial mengajarkan kita memilih dah memilah mana konten yang berimbas kepada kehidupan di dunia nyata, bermanfaat, atau unfaedah sama sekali. Saya menutup layar dan beralih ke konten lain. Lucunya, saya malah mendapati video berbalas dari kaum pria dengan jawaban atas keinginan-keinginan itu. Bayangkan, apa yang terjadi jika di suatu waktu mereka dipertemukan di tempat yang telah dijanjikan. Disengaja atau pun tidak, kita gak pernah tahu! Semua analisis di atas bisa saja keliru. Sumber : tandapetik.com

Analisis Kejiwaan 3 Perempuan Banjar Yang Videonya Viral. Dangari Buhan BJB BJM MTP Kamis, 16 Agustus 2018 Tanda petik : https://goo.gl/TLb2ro TandaPetik.Com – Petik’ers, tau mimi peri, kan? Ya seperti itu mukanya. Tapi ini versi perempuan tulen dan pandai berbahasa Banjar. Saya gak tau, ya, entah apa yang ada di dalam pikiran mereka terutama yang mulutnya paling doer (saya mau bilang monyong kok agak pedih, gitu) sampai-sampai harus merekam, membuat, bahkan memosting video yang demikian kontroversial, bahkan viral di kalangan netizen Banjar. Entah apakah video ini sudah sampai ke Nasional? kayaknya, sih, iya! Instagram! Rekaman yang menunjukkan 4 orang dalam framing portrait tersebut memberikan pernyataan bahkan menyebutkan secara gamblang pemetaan kondisi geografis suatu daerah (gaya bahasanya khas anak kuliahan yang gagal nulis skripshit!, yes) yaitu BJM, BJB, dan MTP yang artinya Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura. Bahkan dia bilang, “Semuanya”, itu artinya tidak terkecuali anda-anda yang membaca tulisan ini sekarang. Tapi mari kita kesampingkan dulu soal ketersinggungan, kita akan bahas di akhir paragraf. Iseng sekadar ingin mengetahui apa komentar netizen membuat saya tertawa. Ada yang membalas, ada yang santai. Ada yang bilang juga Hulu Sungai Aman, Binuang, Tanjung, Pelaihari, aman bro! Berdasarkan jurnal psikologi ala-ala tandapetik.com, ada lima hal yang mungkin saja menjadi penyebeb sekumpulan gadis itu, (gak tau juga sih, gadis atau janda) dianggap menghina, merendahkan, menghujat, bahkan kasar meskipun kalimat itu bukan kalimat sumpah serapah. Pertama, Ketidaktahuan Bisa jadi, sekumpulan wanita ini tidak tahu sebenarnya banyak sekali kalangan laki-laki yang berduit bermukim di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura. Bahkan sekelas pengusaha Batubara gak melulu menghabiskan uangnya di kampung halaman. Sebagian dari mereka beli dan punya rumah di Banjarbaru, misalnya. bahkan bikin developer perumahan, dan menghabiskan uang-uang mereka di mall sekitaran sini. Kedua, Dalam pengaruh obat terlarang, alkohol, di luar kesadaran. Alias sinting. Ya siapa tahu sebelum video itu dibuat, mereka baru pulang dari karoke dan kebanyakan minum alkohol, mampir di warung bakso lalu bikin video. Atau, habis pulang dari THM tadi malam. Siang-siang, efeknya masih terasa gitu lalu iseng bikin video, dan diposting di media sosial. Ketiga, Terbawa Emosi Siapa yang tahu di malam sebelumnya mereka habis janjian sebutlah lelaki hidung belang. Atau gini deh, paling ringan, janjian makan di restoran dengan kenalan di fesbuk. Janji traktir lalu ditinggal. Mereka kejebak dan mesti rogoh kocek nggak sedikit. Kebetulan, rekan janjian mereka sekumpulan anak muda dari Banjarbaru, Martapura, atau Banjarmasin. Emosilah mereka dan mengungkapkan melalui media sosial berformat video. Keempat, Meniru Memang sebelumnya sudah banyak video yang konotasinya hampir mirip. Dalam konteks menghina suatu usaha, marga, suku, bahasa mungkin, atau kekerean seseorang di hadapan publik dalam hal ini media sosial. Mereka merasa, dengan ungkapan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi lingkungannya agar terselamatkan dari penipuan, kali aja. Karena, tren lingkungan pergaulan Dan ini menjadi kemungkinan paling kuat. Tersebab, membuat video dan memosting suatu kesalahan atau ketidakterimaan menjadi tren yang mudah diviralkan oleh netizen. Termasuk salah satunya penghinaan yang memancing ketersinggungan yang kadang, sepaling parah, bisa berujung ke ranah hukum dengan undang-undang ITE atas dasar pencemaran nama baik, dan selesai dengan permohonan maaf. Biasanya, sih, begitu. Lantas, output apa yang diinginkan para perempuan ini? Kebutuhan seksual, finansial, dan biologis. Dari beberapa hasil penelitian pernah menyimpulkan, motif dari ketelanjangan media sosial menjadi alat untuk mendapatkan uang. Meski pun fakta di lapangan tetap membutuhkan observasi dan interview yang tentative kepada subjek. Kebiasaan kejiwaan yang melatarbelakangi seseorang seseorang/sekumpulan wanita menghina suatu kondisi keuangan beberapa/sebagian pria adalah, kebutuhan ekonomi, motif kemewahan, dan motif kepuasan (sensasi seksual). Namun jika menengok sudut pandang sosiogenetis yakni, faktor kurangnya pendidikan, agama, serta skill khusus untuk menghasilkan uang sebagai kebutuhan gaya hidup mewah. Ketelanjangan media sosial mengajarkan kita memilih dah memilah mana konten yang berimbas kepada kehidupan di dunia nyata, bermanfaat, atau unfaedah sama sekali. Saya menutup layar dan beralih ke konten lain. Lucunya, saya malah mendapati video berbalas dari kaum pria dengan jawaban atas keinginan-keinginan itu. Bayangkan, apa yang terjadi jika di suatu waktu mereka dipertemukan di tempat yang telah dijanjikan. Disengaja atau pun tidak, kita gak pernah tahu! Semua analisis di atas bisa saja keliru. Sumber : tandapetik.com

Ahim Mudznib
15 Aug 2018
5:00
NARUTO DICIUM CEWEK CANTIK BIKIN SANGE

NARUTO DICIUM CEWEK CANTIK BIKIN SANGE Dalam episode Naruto Shippudden 160 ada cerita dimana naruto diserang oleh gadis ninja bernama fuuka, kemampuan fuuka hampir mirip dengan kakuzu yakni mengambil elemen lawan. Namun bedanya kalau kakuzu mengambil dengan cara merebut jantung lawan, kalau fuuka mengambil dengan cara menyedot cakra lawan hingga habis. Naruto sempat kuwalahan melawan fuuka karena fuuka menguasai 4 dasar elemen dari lawan yang sudah dicurinya, beruntung masih ada cakra kyubi yang melindunginya.

WIBU NDESO
3 Jan 2021 · 1.3K views
4:14
Kasihan anak² muda sekarang, habis sekolah langsung bingung buat surat, nyari map buat ngelamar pekerjaan di perusahaan asing. Kenapa gak buka usaha aja?? Ngasih pekerjaan buat orang lain, Pahala nya kan gede lho. Dari pada bertahun² cuma besarin perusahaan asing. Sebagian besar Uangnya cuma buat "Penjajah Zaman Now" Penjajah Ekonomi. Mending buat usaha atau Bisnis atau dagang. Sunnah lho. Tapi, kalo udah terlanjur ya gak papa. Terusin aja, gak ada yg ngelarang kok. Cuma, usahain mulai dari sekarang harus punya usaha sampingan. Punya bisnis sendiri. Karena gak selamanya manusia itu sehat, kuat, tenaga nya masih ekstra. Ada kalanya sakit, jenuh, capek. Kalo udah punya usaha sampingan atau bisnis dari sekarang kan enak. Yg penting halal, legalitasnya jelas. Karena kebanyakan orang² Sukses itu dari jalanin usaha sama bisnis. Bukan jadi karyawan. Kalo ada yg mau buka usaha sampingan atau Bisnis tanpa mengganggu pekerjaan utama, bisa kok. Buktinya saya tani sawit bantuin orang tua merawat kebun, bisa kok sambil jalanin usaha sampingan. Kalo ada yg mau penghasilan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama kita, silahkan baca² di sini = bit.ly/JalaninUsahaSampingan Atau bisa Hubungi nomor hp atau Wa saya= 0823 8615 4183 Atau klik aja = bit.ly/CaraJalaninUsaha

Kasihan anak² muda sekarang, habis sekolah langsung bingung buat surat, nyari map buat ngelamar pekerjaan di perusahaan asing. Kenapa gak buka usaha aja?? Ngasih pekerjaan buat orang lain, Pahala nya kan gede lho. Dari pada bertahun² cuma besarin perusahaan asing. Sebagian besar Uangnya cuma buat "Penjajah Zaman Now" Penjajah Ekonomi. Mending buat usaha atau Bisnis atau dagang. Sunnah lho. Tapi, kalo udah terlanjur ya gak papa. Terusin aja, gak ada yg ngelarang kok. Cuma, usahain mulai dari sekarang harus punya usaha sampingan. Punya bisnis sendiri. Karena gak selamanya manusia itu sehat, kuat, tenaga nya masih ekstra. Ada kalanya sakit, jenuh, capek. Kalo udah punya usaha sampingan atau bisnis dari sekarang kan enak. Yg penting halal, legalitasnya jelas. Karena kebanyakan orang² Sukses itu dari jalanin usaha sama bisnis. Bukan jadi karyawan. Kalo ada yg mau buka usaha sampingan atau Bisnis tanpa mengganggu pekerjaan utama, bisa kok. Buktinya saya tani sawit bantuin orang tua merawat kebun, bisa kok sambil jalanin usaha sampingan. Kalo ada yg mau penghasilan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama kita, silahkan baca² di sini = bit.ly/JalaninUsahaSampingan Atau bisa Hubungi nomor hp atau Wa saya= 0823 8615 4183 Atau klik aja = bit.ly/CaraJalaninUsaha

Lowongan Kerja Onlin
6 Dec 2017 · 2.3K views