Arema Indonesia

Sports Team

Promo Fp ini, ketik @+[250871300671:4] hilangkan simbol +
Follow Twitter @AremaIDN
Instagram AremaIDN

0:28
AREMANIA hadir ke Magelang dukung AREMA FC kalahkan PSIS PSIS 0-1 AREMA FC Gol : Hendro Siswanto Bermain di Stadion Moch Soebroto Magelang hari ini Minggu, 7 Jan 2018 skuat Singo Edan mengukir kemenangan dg skor 0-1 berkat gol mbois Hendro Siswanto. Memulai laga 45 menit babak pertama dengan skema berbeda dari sebelumnya, yakni 3-5-2, Arema lebih sering mendapat tekanan dari tuan rumah. PSIS yang memiliki misi membalas kekalahan 5-3 di leg pertama di Stadion Gajayana Malang menggempur pertahanan tim tamu. Mengejar gol cepat, PSIS berupaya keras melancarkan serangan ke jantung pertahanan Arema. Namun, beberapa kali peluang lewat bola mati tendangan Leandro masih mampu digagalkan oleh kiper Arema, Joko Ribowo. Sebagai tim tamu, Arema pun tak mau terus-terusan jadi bulan-bulanan PSIS. Lewat serangan balik, kubu Arema mencoba lepas dari tekanan tuan rumah. Alhasil, di menit 23, sebuah skema serangan balik cepat menghasilkan gol pembuka bagi Arema. Kerjasama Ridwan Tawainella dan Dendi Santoso menghasilkan tendangan Ridwan yang kurang sempurna, yang langsung disambar dengan cepat oleh Hendro yang membuat bola meluncur deras ke jala gawang PSIS. Tertinggal 1-0, tuan rumah rupanya tersengat, sehingga menambah intensitas serangan. Upaya mereka lewat Hapidin dan Ibrahim Conteh sayangnya tak membuahkan hasil berkat penampilan cemerlang Ribowo di bawah mistar gawang Arema. Tak ada gol tambahan yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor 0-1 untuk keunggulan Arema tak berubah di papan skor. Pada babak kedua, PSIS tak mau mengendurkan serangannya. Masih mengandalkan serangan dari sayap yang di leg pertama terbukti menghasilkan tiga gol, PSIS beberapa kali menghasilkan peluang. Tendangan bebas Hapidin mengancam gawang Arema di menit 54. Sayang, tiang gawang masih mampu menyelamatkan Arema dari kebobolan. Di menit 59, giliran tendangan bebas Pavel Purishkin yang menciptakan peluang bagi PSIS. Namun tendangannya ternyata tak mengarah ke gawang Arema. Semenit kemudian, tandukan kepalanya juga tak menghasilkan apa-apa. Begitu pula dengan tendangan jarak jauhnya di menit 78 masih melenceng jauh. Lima menit jelang laga bubar, Arema benar-benar dipaksa terus bertahan. Sebuah umpan tarik dari Purishkin gagal dimanfaatkan oleh Yanggi yang sebenarnya berdiri bebas. Di masa injury time, PSIS masih mendapatkan peluang emas lewat aksi Gustur. Berdiri bebas, memutar badan, lalu melepaskan tembakan, namun terlalu pelan, sehingga bola ditangkap dengan mudah oleh Ribowo. Tembakan itu benar-benar menjadi peluang terakhir PSIS untuk setidaknya menyamakan skor dan menyelamatkan muka dari kekalahan di kandang sendiri. Babak kedua pun berakhir dengan skor yang sama, 0-1 untuk kemenangan Arema. Berikut ini Daftar Susunan Pemain kedua tim. PSIS: Ridwan, Rio, P Clanik, Akbar, Frendy, Samuel, Kim DH, Melkior, Abidin, Bayu N, Leandro. AREMA: Joko Ribowo, Agil M, Zaenuri, Purwaka, Junda, Indra, Atayev, Hendro, Hanif, Dendi, Tawainella. (wearemania) SalamSatuJiwa
11 months ago
3:43
Datangi Aremania, Yuli Sumpil: Tidak Ada Perbedaan dan Disini Kita Satu MALANGTODAY.NET – Aremania mungkin sudah merindukan kondisi seperti yang dulu. Kondisi dimana hanya ada satu nama tim kebanggaan berlogo kepala singa. Hal inilah yang seakan mereka sampaikan melalui tetesan air mata terjadi di Halaman Luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (19/11) malam. Namun, kondisi saat ini membuat Aremania terpecah dukungan yakni untuk Arema FC dan Arema Indonesia, dua tim yang sama–sama diakui oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Meski begitu, Dirijen Aremania, Yuli Sumpil menganggap bahwa tidak ada yang namanya Aremania FC maupun Aremania Indonesia. Baginya, mereka semua sama yaitu tetap Aremania. “Disini kita tidak ada perbedaan, disini kita satu, Aremania,” kata pria yang akrab disapa Sam Jules itu dengan disambut tepuk tangan meriah dari rekan–rekannya. Untuk itu, lanjut Jules, para Aremania harus berfikir bijak dalam menyikapi segala permasalahan yang terjadi saat ini. “Ada yang ngomong kita terpecah–pecah, hati–hati kita diadu domba,” tegasnya. Ia kembali mengingatkan, sejarah masa kelam arek-arek Malang dulu harus menjadi sebuah pelajaran yang luar biasa. Sehingga, Aremania harus tetap kuat dalam menghadapi segala rintangan yang ada. “Saya mengulas kembali kisah awal terbentuknya Arema dan Aremania. Dulu, dengan ridho Allah SWT, jamannya geng–geng’an Kota Malang, tawuran antar kampung hilang dan kita bersatu dengan adanya Arema,” paparnya. Selain itu, Jules juga mengingatkan Aremania untuk selalu mengingat pesan dari para pejuang–pejuang Arema dan Aremania yang sudah meninggal dunia. Sebab dengan mengenangnya, maka rasa persaudaraan itu akan tetap tumbuh setiap waktu. “Saudara–saudara yang telah mendahului kita, almarhum Cak Surtato, almarhum Tembel dan lain–lainnya, itu menginginkan kita bersatu. Bersatu dalam arti tidak ada perbedaan diantara kita. Setiap komunitas atau korwil, kita semua itu sama tidak ada yang paling Wah. Sama!,” pungkasnya. Menurutnya, silaturahmi adalah kunci yang menjadikan Aremania kuat dalam menjaga persaudaraa. “Seperti ini (silaturahmi) akan menjadikan kita kuat, menghilangkan suatu fitnah, menghilangkan suatu permusuhan. Silaturahmi adalah menjunjung suatu permusuhan dan kekuatan,” jelasnya. Dalam kesempatan ini, hadir pula musisi Wahyoe GV yang membawakan beberapa lagu – lagu Arema seperti Cintarema, Selalu Setia dan Tegar. Para Aremania bernyanyi bersama layaknya sedang mendukung tim Singo Edan berlaga di kompetisi resmi PSSI. (Yog/end) __________________ Ya faktanya memang klub Arema ada dua. Namun hal itu jangan sama sekali membuat Aremania menjadi berbeda. Aremania harus tetap satu dan saling terus membangun silahturahi ditengah perbedaan. Tak perlu membahas perbedaan, cukup membahas persaudaraan dan persatuan Aremania. Beda Arema, SATU AREMANIA. Jangan pernah tutup harapan, Semoga esok hari kita semua akan kembali dalam satu tribun yang sama. Salam Satu Jiwa
1 year ago
0:06
KPK Periksa Petinggi Arema Terkait Kasus Wali Kota Batu CNN Indonesia | Selasa, 31/10/2017 12:51 WIB KPK Periksa Petinggi Arema Terkait Kasus Wali Kota Batu Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto saat meninggalkan gedung KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/10). Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Pembina Arema FC Agoes Soerjanto dan Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dalam penyidikan kasus dugaan suap Walikota Batu nonaktif Eddy Rumpoko. "Mereka berdua saksi untuk tersangka ERP (Eddy Rumpoko)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Selasa (31/10). Selain memeriksa kedua petinggi Arema FC itu, Penyidik lembaga antirasuah juga memanggil Direktur PT. Dailbana Prima Ester Tedjakusuma dan seorang yang berprofesi sebagai swasta bernama Hendra. Mereka berdua juga diminta keterangannya untuk Tersangka Eddy Rumpoko. Agus dan Iwan sebelumnya sudah pernah diperiksa dalam kasus dugaan suap pengadaan meubelair di Pemerintahan Kota Batu tahun anggaran 2017 senilai Rp5,26 miliar itu. Agus diperiksa pada Senin (16/10), sementara Iwan diperiksa pada Rabu (12/10). Dalam kasus ini, Eddy Rumpoko, bersama Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan, diduga menerima suap dalam pengadaan meubelair yang dimenangkan PT Dailbana Prima. Eddy Rumpoko disebut menerima suap Rp500 juta dari Filipus Djap, pemilik PT Dailbana Prima. Sementara itu Edi Setyawan menerima Rp100 juta yang diberikan untuk panitia lelang proyek tersebut. KPK pun sudah menetapkan Eddy Rumpoko, Filipus dan Edi sebagai tersangka suap. Eddy Rumpoko kemudian mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka yang dilakukan KPK. Sidang perdana praperadilan Eddy Rumpoko melawan KPK digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin 6 November 2017. Kaitan Eddy Rumpoko dengan dunia sepak bola sendiri erat. Ia sempat menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Arema Indoenesia dan juga jadi anggota Tim Transisi bentukan Kemenpora. Iwan Budianto sendiri merupakan CEO Arema FC meski ia masuk kepengurusan PSSI. _______________________ Belum selesai pertanyaan kami terhadap sosok asing Winarso di dalam PT AI. Kini muncul nama asing baru disejarah Arema. Agoes Sorjanto. Siapa dia terhadap Arema
1 year ago
2:10
Aremania Jangan pernah kehilangan Jati Diri Generasi butuh bimbingan jiwa Butuh panutan sikap elegan para sesepuh Butuh contoh bagaimana seharusnya Aremania dulu berdiri Generasi jangan hilang jati diri Benahi sikap supporter Aremania Hilangkan rasis, rangkul sesama, hormati kawan, respect rival Untuk perubahan sikap Aremania yang lebih baik selamanya __________________ suaraku tak bisa berhenti bergema di semesta raya suaraku membara walau kau terus saja coba membungkamnya namun suaraku takkan bisa kau redam ohhh tak bisa kau redam karena kebenaran akan terus hidup sekalipun kau lenyapkan kebenaran takkan mati aku akan tetap ada dan berlipat ganda siapkan barisan dan siap tuk melawan aku akan tetap ada dan berlipat ganda akan terus memburumu seperti kutukan "aku memang bukan artis pembuat berita tapi aku memang selalu kabar buruk buat penguasa puisiku bukan puisi tapi kata-kata gelap yang berkeringat dan berdesakan mencari jalan ia tak mati-mati meski bola mataku diganti ia tak mati-mati meski bercerai dengan rumah dan ditusuk-tusuk sepi ia tak mati-mati tlah kubayar yang dia minta umur tenaga kata-kata itu selalu menagih padaku ia selalu berkata kau masih hidup ya, aku memang masih utuh dan kata-kataku belum binasa" karena kebenaran akan terus hidup sekalipun kau lenyapkan kebenaran takkan mati aku akan tetap ada dan berlipat gandapsiapkan barisan dan siap tuk melawan aku akan tetap ada dan berlipat ganda akan terus memburumu seperti kutukan Get The Passion Of Arek Malang Football Salam Satu Jiwa Aremania Liga 3 Arema Indonesia Singo Edan
1 year ago