Tribunnews.com

News & Media Website

Official Page TRIBUNnews.com
Follow @tribunnews
Mobile m.tribunnews.com
Official instagram http://instagram.com/tribunnews


SITUS berita TRIBUNnews.com dikelola PT Indopersda Primamedia, Divisi Koran Daerah Kompas Gramedia (Group of Regional Newspaper). Berkantor pusat di Jakarta, situs berita ini menyajikan berita-berita nasional, regional, internasional, olahraga, ekonomi dan bisnis, serta seleb dan lifestyle.

TRIBUNnews.com juga mengelola forum diskusi, dan komunitas online melalui Facebook, dan Twitter, serta Google+

Selain didukung reporter yang bertugas di Jakarta, TRIBUNnews.com didukung tidak saja oleh jaringan 17 koran daerah atau Tribun Network, tapi juga didukung oleh hampir 500 wartawan di 19 kota penting di Indonesia.

Situs berita TRIBUNnews.com merupakan induk bagi 24 situs berita daerah Tribun Network:
JAKARTA: Tribun Jakarta, http://www.tribunjakarta.com
JAKARTA: Warta Kota, http://www.wartakotalive.com
JAKARTA: Super Ball, http://www.tribunsuperball.com
BANDUNG: Tribun Jabar, http://www.tribunjabar.co.id
SURABAYA: Surya, http://www.surya.co.id
JOGJAKARTA: Tribun Jogja, http://www.tribunjogja.com
SEMARANG: Tribun Jateng, http://tribunjateng.com
BALI: Tribun Bali, http://tribun-bali.com
BANDA ACEH: Serambi Indonesia, http://www.serambinews.com
MEDAN: Tribun Medan, http://www.tribun-medan.com
PEKANBARU: Tribun Pekanbaru, http://www.tribunpekanbaru.com
JAMBI: Tribun Jambi, http://www.tribunjambi.com
PALEMBANG: Sriwijaya Post, http://www.sripoku.com
PALEMBANG: Tribun Sumsel, http://www.tribunsumsel.com
LAMPUNG: Tribun Lampung, http://www.tribunlampung.co.id
BATAM: Tribun Batam, http://www.tribunbatam.co.id
BANGKA: Bangka Pos, http://www.bangkapos.com
MAKASSAR: Tribun Timur, http://www.tribun-timur.com
MANADO: Tribun Manado, http://www.tribunmanado.co.id
BALIKPAPAN: Tribun Kaltim, http://www.tribunkaltim.co.id
BANJARMASIN: Banjarmasin Post, http://www.banjarmasinpost.co.id
PONTIANAK: Tribun Pontianak, http://www.tribunpontianak.co.id
PALANGKARAYA: Tribun Kalteng, http://www.tribunkalteng.com
KUPANG: Pos Kupang, http://www.pos-kupang.com

Portal berita TRIBUNnews.com menyajikan halaman electronic paper atau epaper 17 koran Tribun Network.

Selain itu, ada berbagai rubrik lainnya di antaranya Tribuners, Citizen Reporter. Dengan dua rubrik terakhir masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi, berbagi informasi dan turut serta menyampaikan gagasan berupa ide-ide segar dan pengalaman empiris, terutama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

TRIBUNnews.com juga menyajikan halaman digital paper dari koran-koran Tribun Network. Berbeda dari epaper yang merupakan replika dari edisi cetak, digital paper merupakan koran yang hanya terbit secara online dalam format digital.

1:00
Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada masalah dengan kepemilikan tanah Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki capres Prabowo Subianto. Jokowi menjelaskan, apa yang disampaikan dalam debat kedua Pilpres 2019, hanya untuk menjawab pernyataan Prabowo yang menilai pembagian sertipikat tanah tidak bermanfaat karena tanah negara akan habis. "Apa saya pernah bilang masalah? Enggak kok. Saya hanya menyampaikan bahwa ada kepemilikan sejumlah itu (tanah milik Prabowo), enggak memasalahkan itu ilegal atau enggak," kata Jokowi di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (20/2/2019) malam. Menurut Jokowi, pemerintah saat ini memberikan lahan kepada masyarakat kecil, bukan kepada perusahaan-perusahaan besar. Pemberian lahan dengan jumlah waktu tertentu ini melalui program perhutanan sosial. "Kan pada ikut di perhutanan sosial, ada yang kita berikan satu hektare, ada masyarakat adat ulayat 800 hektare, 2 ribu hektare, itu kecil-kecil memang, ada tang 2 hektare," ujar Jokowi. Diketahui, calon presiden 02 Prabowo Subianto mendapatkan izin kelola lahan negara atas dasar Hak Guna Usaha (HGU) di Kalimantan Timur dengar membayar tunai sebesar 150 Juta Dollar Amerika Serikat kepada pihak Bank Mandiri. Wakil Jusuf Kalla yang meneken izin itu mengatakan, lahan berada di bawah pengawasan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) karena tersandung kredit macet, yang kemudian diambil alih oleh Bank Mandiri. "Datang Pak Prabowo sama saya (JK) bahwa dia mau beli. Saya tanya 'you beli tapi cash, tidak boleh utang'. 'siap' (jawab Prab). Dia belilah itu (HGU), 150 juta Dollar AS," kata JK. #tribunnews #jokowi #prabowo #localtoviral
2 hours ago
1:00
Bos Ducati, Paolo Ciabatti, mengkritik mantan pebalapnya, Jorge Lorenzo, atas taktiknya yang berisiko pada musim lalu. Jorge Lorenzo hengkang ke Honda dari Ducati sejak akhir musim lalu. Di Ducati, dia berpartner dengan Andrea Dovizioso. Namun, hubungan keduanya jauh dari kata akur karena taktik Jorge Lorenzo yang kerap berisiko. Paolo Ciabatti berharap kejadian serupa tidak terulang dengan kepindahan Lorenzo dan kehadiran Danilo Petrucci sebagai penggantinya. "Saya paham MotoGP adalah olahraga individu, tetapi Ducati memilih pembalap yang menempatkan kepentingan perusahaan sama besarnya dengan kepentingan pribadi," kata Ciabatti. Dia menjadikan balapan di GP Misano pada 2018 lalu sebagai contoh. Ego yang begitu besar, justru membuat Lorenzo terjatuh. "Musim lalu Lorenzo menang di Mugello dan Dovi finis di urutan kedua. Kalau mereka bisa melakukan hal yang sama di Misano akan jadi hal yang sangat bagus, tetapi Jorge jatuh saat dia mengejar Andrea karena ingin menyalipnya," ujar Ciabatti lagi. "Kalau Anda berada di urutan kedua pada lap terakhir dan rekan setim Anda berada di depan, tidak masuk akal kalau Anda mengambil risiko tabrakan. Ducati selalu ingin menghindari risiko tersebut. Pada akhirnya, Marc Marquez bisa memanfaatkan situasi itu," tuturnya melanjutkan. Ciabatti menilai komposisi duet Dovizioso-Petrucci tidak akan memiliki dinamika serupa. "Saya bukan mengkritik Jorge karena hubungan kami rukun, dan dia pun saat itu tahu bahwa dia akan pergi dari Ducati. Hanya saja, menurut saya dua pembalap Ducati musim ini sudah paham dengan konsep yang kami inginkan. Saat ada satu pembalap yang lebih cepat, pembalap yang lain tidak boleh menghalanginya," ucap Ciabatti. #tribunnews #ducati #JorgeLorenzo #PaoloCiabatti #Andrea Dovizioso
3 hours ago
1:00
Dua orang pemuda tewas dikeroyok karena diduga mencuri motor, Selasa (19/2/2019). Informasi tersebut dibagikan akun Instagram keluarga korban pada Rabu (20/2/2019). Disebutkan bahwa salah satu korban bernama Stefanus Sihombing bersama temannya Silalahi dituduh mencuri motor. Padahal menurut sang penggungah, motor tersebut adalah motor milik Stefanus. Kedua pemuda tersebut dituduh mencuri karena tak membawa STNK sehingga tak dapat menunjukannya. Keduanya pun kemudian dianiaya oleh sejumlah orang termasuk pihak petugas pengamanan. Dalam video yang beredar, kedua korban tampak tersungkur dikerumuni banyak orang. Tampak petugas keamanan (satpam) ikut memukuli atau mengeroyok kedua pemuda tersut. Akibat tindak penganiayaan tersebut, kedua pemuda itu pun tewas. Pihak keluarga pun melakukan otopsi dan membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. "Mohon bantuannya kepada teman2 instagram. Bagi siapapun yg mengenal orang2 yg melakukan tindak penganiayaan dalam video ini tlg kabari saya. Sepupu saya Stefanus Sihombing bersama temannya Silalahi dituduh maling sepeda motor padahal milik sendiri krn tidak membawa STNK Kemarin 19 FEBRUARI sekitar pukul 18.00 WIB di salah satu universitas di Medan. Mereka dianiaya hingga meninggal dan sekarang sedang menjalani otopsi. Kami telah membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. Mohon bantuannya teman2 agar keadilan dapt ditegakkan dan para pelaku dapat ditangkap. 1.Terutama pria berbadan gemuk memakai baju biru dongker, 2.para satpam, 3. pria dengan topi kemeja batik biru dan jeans hitam, 4.pria dengan jaket hoodie biru dongker." keterangan dalam unggahan Instagram keluarga korban. Disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Universitas Medan. Dikutip dari TribunMedan, Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri membenarkan adanya kejadian dua pemuda tewas dikeroyok karena diduga mencuri. Faidil menyebutkan kedua pemuda tersebut dikeroyok karena disebut mencuri helm. Baca berita lengkapnya di Tribunnews.com #tribunnews #localtoviral #medan #pengeroyokan #malinghelm
9 hours ago
1:00
Sebuah video tindakan siswa melawan guru menjadi viral di media sosial. Video tersebut diunghah akun Facebook Putri Rizky pada Rabu(20/2/2019). Dalam video tersebut tampak seorang siswa menantan duel seorang guru. Diduga perkelahian tersebut didasari rasa tak terima dari sang siswa karena ponselnya disita. "Hpku ndi (ponsel ku mana)," ujar sang murid. "Kon jipuk ibumu (suruh ambil ibumu)," jawab sang guru. Guru berbaju putih yang baru masuk kelas tersebut tampak disambut sang murid dan berlagak hendak meninju. Tampak beberapa kali sang murid mendorong tubuh gurunya tersebut. Guru tersebut pun tampak berusaha menahan dorongan yang dilakukan muridnya. Karena geram ponselnya tak dikembalikan, sang murid pun tampak mengambil tas gurunya yang berada di meja. Yang menjadi sorotan, aksi tersebut direkam oleh salah satu murid. Bahkan dalam video terdengar sorak riuh siswa lain yang menonton peristiwa tersebut seolah tontonan. Tampak beberapa murid bersorak seolah memberi semangat jagoan yang sedang bertanding. "Ayo open pride (pertandingan)," ujar salah seorang siswa yang terdengar dalam video. Diduga kejadian tersebut terjadi di salah satu SMK Negeri di Kota Yogyakarta. Hal tersebut diketahui dari seragam murid, dan identitas guru yang diketahui oleh salah seorang alumni. Ketika dihubungi Tribun-Video, pihak sekolah mengaku telah menerima laporan terkait viralnya video tersebut. Namun pihak sekolah belum dapat memberikan konfirmasi bahwa video tersebut benar atau tidak terjadi di sekolah mereka. Pihak sekolah mengaku sedang melakukan rapat internal dan melakukan penyelidikan terkait video viral tersebut. "Pihak sekolah sudah tahu soal video tersebut, namun belum bisa memberikan keterangan. Masih kita selidiki dulu," ujar salah seorang staf. #tribunnews #localtoviral #yogyakarta #openpride
10 hours ago
1:00
Sebuah video kekerasan yang dilakukan seorang oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) viral di media sosial. Video tersebut dibagikan akun Facebook Candra Co'qmt pada Rabu (20/2/2019). Tampak di video seorang pria bertopi merah mengalami tindak pemukulan. Pemukulan tersebut dilakukan oleh seseorang yang menggunakan seragam Dinas Perhubungan. Diduga aksi itu terkait uang jatah parkir yang tak diberikan. Dikutip dari Tribun Jabar, Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung membenarkan ada aksi pemukulan oleh petugas dishub. Diketahui, kejadian itu terjadi di Soreang, Kabupaten Bandung. "Memang betul itu anggota kami. Jadi kami langsung melakukan pemanggilan terhdap anggota kami di video tersebut," ujar Eric saat dikonfirmasi, Rabu (20/2/2019). Ia mengatakan, Petugas Dishub Kabupaten Bandung Tersebut bernama NN yang berstatus sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) yang mengatur lalu lintas di kawasan Simpang Sukarame, Soreang, Kabupaten Bandung. Kejadian berawal dari pengamanan jalur saat Millenial Road Safety Festival dan Pertandingan Persib Bandung. "Jadi itu bukan tukang parkir, tapi pak Ogah. Dia sudah diimbau untuk tidak berktivitas dua hari tersebut, karena pengendalian akan dilakukan oleh Polres dan Dishub. Tapi mereka masih beraktivitas," ujarnya. Eric mengatakan, NN saat itu menegur pak ogah tersebut dan terjadi aksi pemukulan. "Apapun alasannya, kami menyesalkan kejadian yang dilakukan oleh petugas kami. Kami sudah mendapat video tersebut. Kami tidak mau tinggal diam juga jadi kami langsung memanggil orang yang bersangkutan," ucapnya. Eric menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait hal ini dengan mengumpulkan keterangan dari semua pihak. #tribunnews #localtoviral #bandung #petugasdishub
12 hours ago
0:59
Bocah berinisal GL (8), warga Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Maluku, menderita luka di bagian lengan kanannya setelah diduga ditembak dengan senapan angin oleh tetangganya sendiri. Insiden yang terjadi pada Selasa (19/2/2019) sore itu bermula saat GL mengambil buah mangga yang jatuh di luar halaman rumah tetangganya tersebut. Entah mengapa, tiba-tiba , GDN alias D yang diduga sebagai pelaku keluar dari rumah dan langsung menembaki korban dengan senapan angin yang dipegangnya. “Anak saya mengambil buah mangga yang jatuh, jatuhnya bukan di halaman rumah tapi di jalan, saat itu dia langsung ditembak oleh pelaku,” kata Ibu korban, AL yang datang bersama korban GL ke Polres Pulau Ambon, Rabu (20/2/2019). AL mengatakan kasus itu telah dilaporkan ke polisi. Namun, pihak keluarga pelaku ingin menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. “Ingin diselesaikan secara kekeluargaan, tapi tidak ada itikad baik dari pelaku untuk meminta maaf, malah dia mengaku kalau dia menembak kucing,” ujarnya. Sementara GL kepada Kompas.com mengaku saat kejadian itu dia sendirian mengambil buah mangga yang jatuh. Saat itu korban langsung ditembaki oleh pelaku. ”Tidak ada teman, beta (saya) sendiri, lalu saya ditembak, dan setelah itu saya keluarkan peluru dari tangan,” katanya. Peluru yang sempat bersarang di lengan korban itu telah diserahkan ibu korban ke polisi sebagai barang bukti. Kasub bag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, kasus tersebut tengah diselidiki pihak kepolisian. “Iya benar ada kasus itu dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya. #tribunnews #localtoviral #manggatetangga #ambon #bocahditembak
22 hours ago
1:00
Slamet, seorang sopir ditemukan tewas di dekat sungai di Jalan Mayjend Sungkono Gang 9, Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (20/2/2019). Slamet ditemukan tewas dengan kondisi luka di kepala akibat bacokan senjata tajam. Ternyata Slamet tewas dibunuh oleh SA, warga setempat. Setelah membunuh Slamet, SA pergi ke Polsek untuk menyerahkan diri. Hal tersebut terkuak setelah SA meminta tolong seorang saksi mengantarnya ke Polsek. "Nggak tahu, tiba-tiba minta diantar ke Kedungkandang. Lalu Pak SA bilang mau diantar ke Polsek," ujar Rianto. Tiba Polsek Kedungkandang, ternyata SA mengaku bahwa dia baru saja membunuh seseorang, yakni Slamet. SA secara gamblang mengaku bahwa ia menikam Slamet dengan sebuah celurit dan mengarahkannya tepat di kepala. Dikutip dari Surya, Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi mengatakan pihaknya langsung melakukan olah TKP setelah mendapat pengakuan pelaku. "Setelah itu kami bergerak dan melakukan olah TKP. Korban tewas di tempat dengan luka bagian wajah depan dan kepala bagian belakang," ucap Suko. Menurut Suko, motif tersangka membacok korban adalah dendam. Dua minggu yang lalu, sapi milik tersangka mati akibat diracun. Tersangka kemudian menduga bahwa korban yang telah meracun sapinya. "Mereka ini sebetulnya berteman. Tersangka menduga korban telah meracuni sapinya. Kemudian karena kesal maka dibacoklah si tersangka dan tewas di TKP," ucap dia. Kanit Inafis Polresta Malang Kota, Subandi mengatakan Slamet mengalami luka di kepala bagian belakang. Polisi tidak menemukan senjata tajam apapun. “Lukanya ada di bagian belakang kepala," ujar Subandi. SA dijerat pasal dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Pelaku masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi pembunuhan terhadap Slamet. #tribunnews #localtoviral #malang #pembunuhan
24 hours ago
1:00
Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menanggapi santai munculnya meme menggelitik terkait beberapa perlengkapan canggih yang disebut akan digunakan oleh Ma'ruf Amin saat debat di sosial media. Diketahui, meme itu menunjukan beberapa alat canggih yang disebut akan 'digunakan' oleh mantan Rais Aam PBNU itu seperti peci wi-fi komunikasi rahasia dan kacamata laser. Ma'ruf pun menyebut, kalau orang-orang yang berpikiran semacam ini terlalu banyak menonton film bertema action. Sebab, tak mungkin ia menggunakan benda-benda semacam Ethan Hunt di film Mission Impossible. "Jangan-jangan mereka kebanyakan nonton film Mission Impossible itu. Saya kan kiai, kiai itu kan apa adanya saja dan tidak mungkin Pak Jokowi menggunakan yang begitu-begitu itu," kata Ma'ruf di pondok pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Selasa (19/2/2019). Mustasyar PBNU itu juga menegaskan, tak mungkin capres nomor urut 01 Jokowi menggunakan alat bantu komunikasi berupa earpiece untuk membantu saat debat kedua. Ma'ruf juga berkelakar tak akan memasukkan alat canggih di songkok/kopiyah atau sarung dalam debat ketiga nanti. "Gimana ya, kok saya diisukan pecinya dipakein apa gitu, kacamatanya, padahal saya enggak pernah begitu-begitu. Saya kan kiai, kiai itu kan apa adanya saja," sebut Ma'ruf. Ditambahkannya, Jokowi sudah mengantongi semua data dan fakta. Selain itu, sebagai pengambil kebijakan, Jokowi tentu sudah hafal dengan kebijakan apa saja yang sudah diputuskannya. Jadi, tudingan itu dianggap Ma'ruf sebagai tudingan tak jelas. "Enggak usah disuplai dari mana-mana, beliau sudah ngantongin." "Saya sudah bilang kalau itu semua ada di dalam kepalanya Pak Jokowi." "Kalau saya adanya di luar kepala saya," pungkas Ma'ruf sambil tersenyum. #tribunnews #localtoviral #marufamin #jokowi #debatpilpres2 #pilpres2019
1 day ago