Land of Osing Banyuwangi

News & Media Website

• Mediagram & Medianet Seputar Banyuwangi
• Wisata Alam, Seni Budaya & Sosial Banyuwangi
• Follow media partner @garusbanyuwangi

1:00
Menariknya Tarian Adat Seblang Olehsari di Banyuwangi BANYUWANGI - Beragam tradisi memasuki bulan Syawal banyak ditemui di Banyuwangi. Salah satunya adalah ritual Seblang Olehsari yang digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah Banyuwangi selama tujuh hari berturut-turut sebagai bentuk ritual keselamatan desa. Ritual adat ini menjadi atraksi yang menarik wisatawan. Ratusan orang datang menyaksikan seorang penari dalam kondisi trance (kerasukan) di atas panggung bundar yang diiringi gending khas seblang. Gerakan ritmis penari yang memakai omprok (mahkota) daun pisang menambah keelokan tarian ini. Tradisi Seblang yang digelar setiap awal bulan Syawal, biasanya dimulai sejak 3 Syawal, dipercaya ‎bisa menghilangkan mara bahaya dan pagebluk. Tahun ini Seblang telah dimulai sejak Jumat (7/6/2019). Penari Seblang harus gadis muda, seorang perempuan yang ditunjuk leluhur melalui mediasi. Seblang akan menari-nari dengan mata tertutup selama 7 hari berturut-turut, yang biasanya dimulai pukul 14.00 hingga menjelang Maghrib. Untuk tahun ini, sang penari Seblang adalah Susi Susanti (18) warga setempat. Bocah tersebut melakoni peran Seblang selama tiga tahun berturut-turut. Susi adalah generasi ke 29 dimana penarinya sama dengan tahun sebelumnya. Ketua adat Desa Olehsari Ansori (53) mengatakan Ritual Seblang diawali dengan selamatan di empat titik, dua di antaranya makam sesepuh desa setempat, Ki Buyut Ketut dan Ki Buyut Cili. Ritual Puncak adalah menggiring penari ke arena Seblang, letaknya di pusat desa. Dengan alunan gamelan khas, penari menari berkeliling arena berbentuk bulat. Dua orang pengiring ikut mendampingi penari. Selama menari, puluhan gending khusus berbahasa Using dilantunkan oleh para ibu-ibu. “Ini sudah tradisi turun-temurun. Konon sudah dimulai sejak tahun 1930-an,” kata Ansori. Ansori menjelaskan, Seblang berarti menghilangkan pengaruh buruk. Karena itu gaya tarian ini membuang tangan ke kanan atau ke kiri. “Seblang ini kalau ikut bahasa Using singkatan dari Sebele Ilang (hilang sialnya-red). Jadi, biar semua hal yang tidak menyenangkan seperti penyakit dan bala-bala lain yang tidak menyenangkan ini hilang, dan berharap kemakmuran,” ujar Anshori.
2 days ago